Sebait Doa Tuk Palestina

Senja pekat menggunung, gumpalan awan hitam mengepul di tengah jiwa yang telah menanti berjumpa dengan Illahi tuk meraih gelar syuhada. Kematian tak menjadi sesuatu yang mengerikan namun berubah menjadi kilatan sinar yang menyilaukan mata, layaknya orang memandang dunia yang begitu indah dan mempesona.

Ceceran darah segar para syuhada dan senyuman jasad yang telah dipisahkan dari nyawa seperti memberitahukan bahwa mereka tidaklah mati. Melainkan, sedang berjumpa dengan kekasih yang paling setia dan menepati janjinya yaitu Allah SWT.

Ya Allah jangan jadikan tangisan kami tangisan buaya, yang merana ketika kelaparan dan kekurangan. Tapi jadikan tangisan kami penuh keilhlasan. Saudaraku di Palestina, kami mohon maaf tak bisa berkumpul di sana untuk melawan kezaliman kaum Yauhdi.

Kami dengar jeritan anak-anak disana yang merindukan dekapan sang ibu. Kami juga tahu kalau kalian disana hidup dalam jepitan benteng kaum Yahudi yang angkuh dan sombong

Ingin rasanya kepeluk dada kalian yang bergemuruh layaknya hantaman gelombang pada karang.

Yah, gelombang yang ingin menghancurkan kezaliman dan tirani yang selama ini mengekang kebebasan kalian. Batu-batu yang kalian lemparkan akan menjadi saksi kelak di akhirat. Bersabarlah saudaraku, teguhlah para mujahid dan mujahidah.

Suatu saat keangkuhan Yahudi akan sirna dan hancur layaknya pasukan gajah dari Yaman yang luluh lantah oleh burung ababil yang gagah perkasa. Allahu Akbar….Allahu Akbar…..Allahu Akbar. ****

0 Response to "Sebait Doa Tuk Palestina"